Purin yang terkandung dalam daging akan dirubah dan disusun kembali menjadi protein-protein tubuh. Inilah cara tubuh memperoleh gizi dari daging. Proses pengubahan purin ini melibatkan enzim HGPRT. Jika tubuh kekurangan atau mengalami defisiensi enzim ini, jumlah purin dalam tubuh akan menumpuk. Purin yang tidak terpakai pada akhirnya akan diubah menjadi asam urat dalam jumlah besar. Akhirnya kita masuk dalam kondisi hiperurisemia. Kekurangan enzim HGPRT ini sifatnya genetik. Artinya, terdapat mutasi pada gen yang mengode enzim HPGRT sehingga enzim ini dihasilkan dalam jumlah sedikit.
Senyawa purin pembentuk asam urat
Bahan dasar asam urat adalah purin. Apabila jumlah purin dalam tubuh
terlalu banyak, kelebihannya akan diubah menjadi asam urat. Proses
pengubahan purin menjadi asam urat ini melibatkan enzim yang disebut
xantin oxidase. Enzim inilah yang bertugas membuang dalam bentuk asam
urat. Bila telah terbentuk asam urat, tubuh secara otomatis akan
mengeluarakannya melalui urine.Hiperurisemia dalah peningkatan asam urat dalam tubuh. Pada kadar normal asam urat memiliki batasan dalam produksinya yakni pada pria asam urat dalam darah memiliki batasan normal 7,0 mg/dL, sedangkan pada wanita kadar asam urat dalam darah, batasan normalnya adalah 5,7 mg/dL.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar